mathaijoseph.com – Manajer Aprilia Racing, Paolo Bonora, menyatakan bahwa fokus utama tim saat ini adalah mengembangkan motor yang sesuai dengan gaya membalap Marco Bezzecchi. Hal ini terjadi setelah Jorge Martin, juara dunia MotoGP 2024, masih menjalani masa pemulihan cedera dan belum bisa kembali ke lintasan balap.
Situasi tersebut membuat Aprilia Racing harus cepat beradaptasi agar tetap kompetitif. Saat ini, Aprilia berada di posisi keempat klasemen konstruktor MotoGP 2025, cukup jauh tertinggal dari Ducati yang memimpin klasemen.
Ketidakhadiran Martin memang menjadi tantangan besar. Namun, Bezzecchi berhasil menunjukkan performa yang solid. Ia finis di posisi keenam pada GP Amerika Serikat dan bahkan meraih kemenangan saat balapan di Inggris.
Bonora menyebut, sejak pengujian di Sirkuit Aragon pada 9 Juni 2025, Bezzecchi mengalami perkembangan positif. Fokus pengembangan terutama diarahkan pada sistem elektronik dan manajemen akselerasi motor.
Uji Coba Aerodinamika dan Elektronik Jadi Sorotan Utama
Dalam pengujian terbaru, Aprilia menerapkan banyak perubahan pada sektor elektronik, terutama untuk mengontrol akselerasi motor secara lebih stabil dan efektif. Bonora menegaskan bahwa ini menjadi kunci untuk menjaga performa motor dalam berbagai kondisi balapan.
Selain itu, tim juga mulai menguji komponen aerodinamika baru. Hasil awal cukup menjanjikan, meski masih perlu diuji lebih lanjut oleh semua pembalap Aprilia. Komentar awal yang diberikan Bezzecchi terhadap perubahan ini dinilai sangat positif.
Bonora menyebut bahwa pengembangan ini tak hanya akan membantu saat kualifikasi, tetapi juga memberikan stabilitas saat balapan. Terutama dalam memaksimalkan potensi ban baru yang digunakan Marco Bezzecchi pada tiap sesi.
Fokus utama lainnya adalah meningkatkan konsistensi performa motor saat melakukan time attack. Ini menjadi titik penting karena sangat memengaruhi posisi grid di setiap balapan.
“Baca Juga: Galaxy Watch 8 Classic Kembali Hadir Tahun Ini”
Optimisme Aprilia pada RS-GP dan Potensi Marco Bezzecchi
Bonora mengungkapkan bahwa Bezzecchi merasa puas dengan progres yang sudah dicapai sejauh ini. Terutama pada aspek pengereman, yang menurutnya sudah mengalami peningkatan.
Meski demikian, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di sektor akselerasi. Bonora menekankan pentingnya menyempurnakan fase tersebut agar Bezzecchi bisa menunjukkan performa maksimal di setiap balapan.
Motor RS-GP dinilai memiliki potensi besar, dan kini Aprilia berupaya menyempurnakan semua elemen teknis agar mampu mendukung gaya membalap Bezzecchi secara penuh.
Dengan absennya Martin, peluang Bezzecchi untuk berkembang sebagai pembalap utama terbuka lebar. Aprilia Racing pun optimis bahwa dukungan penuh terhadapnya akan membuahkan hasil positif sepanjang musim MotoGP 2025.
“Baca Juga: Panasonic Akan PHK 10.000 Karyawan, Mayoritas di Jepang”





Leave a Reply