mathaijoseph – Pada 1 Desember 2025, Perodua memperkenalkan mobil listrik pertama buatan Malaysia, Perodua QV-E. Nama QV-E merupakan singkatan dari Quest for Visionary Electric Vehicle. Yang menggambarkan komitmen perusahaan untuk menciptakan kendaraan listrik murni dengan riset dan pengembangan yang dilakukan sepenuhnya di dalam negeri.
“Baca Juga: BYD Siapkan PHEV untuk Diluncurkan di Indonesia Tahun Depan”
KEMITRAAN STRATEGIS DAN INOVASI MANDIRI PERODUA
Berbeda dengan Proton yang menggunakan mobil listrik rebadge dari Geely, Perodua mengembangkan QV-E secara mandiri. Meskipun memiliki kemitraan dengan Daihatsu dan Toyota, Perodua tidak mengandalkan kedua merek ini dalam pengembangan kendaraan listrik. Meskipun begitu, beberapa komponen utama seperti baterai masih menggunakan teknologi dari perusahaan lain, salah satunya baterai lithium iron phosphate (LFP) dari CATL asal China.
DESAIN MODERN DAN FASILITAS FUTURISTIK
Perodua QV-E tampil dengan desain modern dan futuristik. Dengan panjang 4.170 mm dan lebar 1.800 mm, mobil ini memiliki tampilan yang terinspirasi dari crossover Toyota CH-R. Dengan garis desain yang agresif dan atap belakang melandai. Di bagian depan, terdapat lampu LED yang memanjang dengan gurat desain tegas. Proporsi desain ini menampilkan kesan dinamis, dengan garis jendela yang menyempit ke belakang.
DUA OPSI BATERAI DENGAN DAYA TEMPUH MENCAPAI 380 KM
Perodua QV-E hadir dengan dua opsi baterai, yaitu 40,16 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 325 km dan 52,5 kWh dengan jarak tempuh 380 km (WLTP). Kedua baterai ini mengalirkan energi ke motor penggerak 201 dk yang mampu menghasilkan torsi 285 Nm. Mobil ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/h dalam waktu 7,5 detik, dengan kecepatan maksimum mencapai 165 km/h. Perodua QV-E juga dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan canggih, termasuk sistem bantuan pengemudi dan kontrol stabilitas elektronik. Yang meningkatkan rasa aman saat berkendara. Selain itu, desain eksterior modern dan kabin yang nyaman menjadikannya pilihan menarik di segmen kendaraan listrik kompak.
SKEMA SEWA BATERAI UNTUK MEMANGKAS HARGA
Perodua QV-E dipasarkan dengan harga 80.000 ringgit (sekitar Rp 321,8 juta), namun harga tersebut belum termasuk biaya baterai. Perodua mengadopsi skema sewa baterai dengan biaya 297 ringgit (sekitar Rp 1,2 juta) per bulan. Skema ini memungkinkan konsumen untuk mendapatkan mobil dengan harga lebih terjangkau dan mengurangi beban biaya penggantian baterai di masa depan.
“Baca Juga: Samsung dan SK Hynix Tunda Rencana Peningkatan Produksi DRAM”
PERSIAPAN MALAYSIA MENUJU ERA KENDARAAN LISTRIK
Peluncuran Perodua QV-E menunjukkan kesiapan Malaysia memasuki era kendaraan listrik. Sebagai mobil nasional pertama yang murni dikembangkan di dalam negeri tanpa sekadar rebadge, QV-E menandakan langkah besar Malaysia dalam dunia otomotif elektrik. Perodua, dengan pendekatan inovatif dan riset independennya, telah membuka jalan untuk kendaraan listrik masa depan yang lebih terjangkau dan ramah lingkungan di negara ini.





Leave a Reply