mathaijoseph – Tren smartphone dengan sistem pendingin aktif mulai menunjukkan arah baru di industri. Produsen asal China terlihat semakin serius mengadopsi kipas internal. Setelah Honor, kini Xiaomi disebut ikut meramaikan tren tersebut.
Informasi ini berasal dari leaker ternama Digital Chat Station. Ia menyebut Xiaomi tengah menguji perangkat baru dengan peningkatan sistem pendingin. Fokus utamanya adalah penggunaan kipas aktif yang tertanam langsung di bodi.
“Baca Juga: Tiga Ponsel Vivo dan iQOO Lolos Sertifikasi Indonesia”
Perangkat ini disebut menggunakan SoC MediaTek Dimensity 9500. Chipset tersebut diperkirakan akan menjadi prosesor flagship generasi berikutnya. Penggunaan kipas internal dinilai krusial untuk menjaga performa stabil.
Xiaomi belum memberikan konfirmasi resmi terkait bocoran ini. Namun, riwayat akurasi Digital Chat Station cukup tinggi. Informasi ini pun langsung memicu spekulasi di kalangan penggemar teknologi.
Kipas Pendingin Ditempatkan di Area Bump Kamera
Salah satu detail menarik dari bocoran tersebut adalah lokasi kipas. Kipas pendingin disebut akan berada di area bump kamera. Penempatan ini berbeda dari pendekatan yang digunakan beberapa brand lain.
Area modul kamera dinilai strategis karena memiliki ruang lebih fleksibel. Selain itu, posisi ini memungkinkan pembuangan panas lebih efektif. Udara panas dapat langsung dialirkan keluar tanpa mengganggu genggaman pengguna.
Desain seperti ini menuntut rekayasa internal yang kompleks. Xiaomi harus memastikan perlindungan debu dan ketahanan jangka panjang. Integrasi kipas juga harus tetap menjaga ketebalan perangkat.
Jika terealisasi, pendekatan ini menjadi solusi kompromi antara performa dan desain. Pendinginan aktif tidak lagi harus mengorbankan kenyamanan penggunaan harian. Xiaomi tampaknya ingin menghadirkan solusi yang lebih matang.
Redmi K90 Ultra Disebut Jadi Kandidat Terkuat
Meski belum dikonfirmasi, banyak pihak menduga perangkat tersebut adalah Redmi K90 Ultra. Model ini diperkirakan menjadi varian tertinggi dari lini Redmi K90. Seri K dikenal fokus pada performa ekstrem.
Redmi K90 dan K90 Pro Max sendiri telah debut pada akhir 2025. Varian Ultra diyakini akan membawa pembaruan signifikan. Sistem pendingin aktif menjadi pembeda utama dari model sebelumnya.
Rumor menyebut Redmi K90 Ultra akan meluncur pada pertengahan 2026. Jadwal ini sejalan dengan kesiapan chipset Dimensity 9500. Xiaomi sering memadukan seri Ultra dengan teknologi terbaru.
Jika benar, Redmi K90 Ultra akan menargetkan segmen gamer dan power user. Kehadiran kipas internal akan menjadi nilai jual utama. Terutama bagi pengguna yang sering menjalankan beban berat jangka panjang.
Bocoran Spesifikasi Unggulan Redmi K90 Ultra
Selain sistem pendingin, sejumlah spesifikasi lain mulai beredar. Redmi K90 Ultra dikabarkan membawa layar LTPS OLED 6,8 inci. Layar ini mendukung refresh rate tinggi hingga 165Hz.
Refresh rate tersebut ditujukan untuk pengalaman gaming yang lebih mulus. Panel LTPS OLED juga dikenal efisien dan responsif. Kombinasi ini ideal untuk penggunaan intensif.
Dari sisi desain, perangkat ini disebut menggunakan frame metal. Sensor fingerprint ultrasonik juga diperkirakan hadir. Teknologi ini menawarkan akurasi dan kecepatan lebih baik.
Kapasitas baterai menjadi sorotan lain. Redmi K90 Ultra dirumorkan membawa baterai jumbo 8.000mAh. Angka ini tergolong sangat besar untuk smartphone modern.
Baterai besar dipadukan dengan kipas aktif berpotensi menghadirkan daya tahan luar biasa. Perangkat dapat mempertahankan performa tanpa throttling berlebih. Ini menjadi daya tarik utama bagi pengguna berat.
“Baca Juga: Gambar Cabul AI di X, Grok Terancam Gugatan Tiga Negara”
Tren Smartphone Berkipas Internal Kian Meluas
Xiaomi bukan satu-satunya yang melirik pendinginan aktif. Sejumlah brand China telah lebih dulu bereksperimen. RedMagic dikenal konsisten menghadirkan kipas internal sejak beberapa generasi.
Selain itu, OPPO dikabarkan menyiapkan K13 Turbo dengan pendekatan serupa. Honor juga menghadirkan Honor WIN dengan kipas terintegrasi. Huawei bahkan dirumorkan menguji Mate 80 GTS.
Tujuan utama penggunaan kipas adalah menjaga suhu tetap stabil. Smartphone modern semakin bertenaga dan menghasilkan panas tinggi. Pendinginan pasif saja dinilai mulai mencapai batas.
Konsep ini mirip sistem pendingin laptop, tetapi dalam skala lebih kecil. Tantangan terbesarnya adalah menjaga ketahanan dan keheningan kipas. Produsen harus menyeimbangkan performa dan kenyamanan.
Jika tren ini berlanjut, kipas internal bisa menjadi fitur umum. Terutama di segmen flagship dan gaming. Xiaomi tampaknya tidak ingin tertinggal dalam persaingan teknologi ini.





Leave a Reply