mathaijoseph – Neowiz dikabarkan mulai memperluas penggunaan teknologi AI dalam pengembangan game mereka. Informasi tersebut muncul setelah adanya lowongan kerja baru yang berkaitan langsung dengan generative AI. Langkah ini langsung menarik perhatian komunitas game dan industri kreatif.
Menurut laporan dari The Gamer, studio pengembang Round8 Studio saat ini sedang membuka posisi bernama Generative AI Creator. Posisi tersebut akan berfokus pada pembuatan concept art dan asset untuk proyek game mendatang.
“Baca Juga: Palworld Online Muncul dalam Pendaftaran Baru”
Banyak pihak menduga proyek yang dimaksud termasuk sekuel Lies of P. Setelah kesuksesan besar game utama dan ekspansi Overture, Round8 Studio memang diketahui tengah menyiapkan proyek baru.
Kemunculan posisi ini menunjukkan bahwa Neowiz tampaknya tidak hanya sekadar bereksperimen dengan AI. Studio tersebut terlihat mulai serius menjadikan generative AI sebagai bagian dari proses produksi game mereka.
AI Akan Digunakan Untuk Concept Art dan Asset
Berdasarkan detail lowongan kerja yang ditemukan, posisi Generative AI Creator memiliki tugas cukup luas. Kandidat terpilih akan bertanggung jawab membuat concept art karakter dan lingkungan menggunakan tools AI seperti Stable Diffusion dan Midjourney.
Selain concept art, posisi tersebut juga mencakup proses AI-based texturing dan bantuan modeling berbasis image-to-3D. Teknologi itu memungkinkan proses produksi asset menjadi lebih cepat dibanding metode tradisional sepenuhnya manual.
Studio juga disebut ingin memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi produksi visual. Dengan bantuan generative AI, tim artist diharapkan dapat menghasilkan lebih banyak ide dan variasi desain dalam waktu lebih singkat.
Meski demikian, AI dalam konteks ini tampaknya tetap digunakan sebagai alat bantu, bukan pengganti penuh seniman. Peran kreatif artist masih menjadi bagian penting dalam proses pengembangan asset dan visual game.
Round8 Studio Integrasikan AI ke Workflow Utama
Lowongan tersebut juga mengungkap bahwa penggunaan AI akan terintegrasi langsung ke workflow art studio. Kandidat nantinya akan membantu memasukkan tools AI ke dalam pipeline produksi yang sudah ada.
Tugas lain mencakup pelatihan model AI, proses post-processing, hingga high-resolution upscaling. Selain itu, posisi tersebut juga mengharuskan kandidat memantau perkembangan terbaru dalam dunia generative AI.
Langkah ini menunjukkan bahwa Round8 Studio ingin membangun sistem produksi yang lebih modern dan fleksibel. Studio tampaknya melihat AI sebagai teknologi yang dapat membantu mempercepat tahap pre-produksi dan pembuatan asset.
Pendekatan tersebut kini mulai banyak digunakan di industri game global. Beberapa perusahaan besar sebelumnya juga sudah bereksperimen menggunakan AI untuk testing, animasi, hingga pengembangan dunia game.
Industri Game Mulai Semakin Terbuka Dengan AI
Penggunaan AI dalam pengembangan game memang menjadi tren yang semakin kuat beberapa tahun terakhir. Skalanya pun beragam, mulai dari penggunaan kecil seperti sistem QA otomatis hingga fitur besar seperti AI tools di engine game modern.
Beberapa perusahaan seperti Electronic Arts sebelumnya juga diketahui memanfaatkan AI untuk membantu proses pengujian game. Sementara itu, Unity sempat memperkenalkan fitur Unity AI Beta untuk mendukung pengembangan konten.
Kini, Neowiz dan Round8 Studio tampaknya ikut masuk ke arah yang sama. Fokus mereka berada pada peningkatan produktivitas visual tanpa harus mengorbankan kualitas artistik proyek game.
Banyak studio mulai melihat AI sebagai alat yang mampu membantu mempercepat proses produksi yang biasanya memakan waktu sangat panjang. Hal tersebut menjadi semakin penting karena biaya pengembangan game modern terus meningkat.
“Baca Juga: Studio Escape from Tarkov Siapkan Tiga Game Baru”
Penggunaan AI Masih Picu Perdebatan di Industri
Meski menawarkan efisiensi, penggunaan generative AI dalam industri game tetap menjadi topik kontroversial. Banyak seniman dan komunitas kreatif khawatir teknologi tersebut dapat mengurangi peran artist tradisional dalam proses produksi.
Kekhawatiran lain muncul terkait kualitas artistik dan orisinalitas karya yang dihasilkan AI. Sebagian pihak menilai penggunaan AI berlebihan dapat membuat identitas visual game terasa kurang personal dan kehilangan sentuhan kreatif manusia.
Namun di sisi lain, banyak developer percaya AI dapat menjadi alat pendukung yang efektif jika digunakan secara tepat. Teknologi tersebut dinilai mampu membantu artist fokus pada aspek kreatif yang lebih penting dibanding tugas repetitif.
Dengan langkah terbaru ini, Neowiz menjadi salah satu studio besar yang mulai terbuka mengenai penggunaan AI dalam pengembangan game. Jika implementasinya berhasil, pendekatan tersebut bisa memengaruhi lebih banyak studio lain untuk mengikuti arah serupa dalam beberapa tahun mendatang.





Leave a Reply