mathaijoseph – Game perdana dari AdHoc Studio berjudul Dispatch telah resmi meluncur di platform Nintendo Switch pada Januari 2026. Peluncuran ini menjadi momen penting bagi AdHoc Studio sebagai debut mereka di industri game. Dispatch sebelumnya telah tersedia di platform lain tanpa perubahan konten signifikan. Kehadirannya di Nintendo Switch diharapkan memperluas jangkauan pemain. Namun, antusiasme awal tersebut tidak sepenuhnya berjalan mulus. Tak lama setelah rilis, sejumlah pemain mulai menyuarakan kekecewaan. Keluhan utama berfokus pada adanya sensor di beberapa adegan game. Sensor tersebut dianggap mengurangi pengalaman bermain. Reaksi negatif pun menyebar cepat di komunitas gamer. Isu ini kemudian berkembang menjadi perbincangan luas. Banyak pemain mempertanyakan transparansi konten sejak awal rilis.
“Baca Juga: Trailer Perdana COR3 Dirilis oleh Dev Escape from Tarkov”
Reaksi Negatif Gamer atas Sensor Konten
Respons negatif dari gamer muncul segera setelah Dispatch dimainkan di Nintendo Switch. Sejumlah adegan yang dianggap penting dilaporkan mengalami sensor. Perbedaan konten dibanding versi platform lain menjadi sorotan utama. Pemain merasa tidak mendapatkan pengalaman yang sama. Beberapa di antaranya mengaku tidak mengetahui adanya perubahan konten. Hal ini memicu rasa kecewa dan protes di media sosial. Isu sensor menjadi sensitif karena menyangkut ekspektasi pembeli. Banyak gamer menilai informasi awal kurang jelas. Kekecewaan ini mendorong AdHoc Studio untuk angkat bicara. Developer merasa perlu menjelaskan duduk perkara kepada publik. Pernyataan resmi akhirnya dirilis untuk merespons polemik tersebut. Klarifikasi ini diharapkan dapat meredakan ketegangan. Gamer menunggu penjelasan terkait kebijakan sensor.
Penjelasan AdHoc Studio soal Aturan Nintendo
Mengutip laporan dari Eurogamer, AdHoc Studio menjelaskan latar belakang sensor tersebut. Mereka mengungkap bahwa Nintendo memiliki aturan ketat. Seluruh game di Nintendo Switch wajib memenuhi rating dan guideline tertentu. Aturan ini berlaku tanpa pengecualian. AdHoc Studio awalnya beranggapan Dispatch akan lolos tanpa sensor. Mereka merujuk pada contoh game lain seperti The Witcher 3 dan Cyberpunk 2077. Kedua game tersebut dapat rilis dengan konten dewasa di Switch. Namun, asumsi tersebut ternyata keliru. Dispatch justru dinilai melanggar guideline Nintendo. Akibatnya, sensor diterapkan di Nintendo Switch dan Switch 2. AdHoc mengakui kesalahan dalam memperkirakan kebijakan ini. Mereka menyebut keputusan Nintendo bersifat final. Proses ini berada di luar kendali penuh developer.
Perubahan Deskripsi eShop dan Permintaan Maaf
AdHoc Studio juga mengakui adanya kekurangan dalam penyampaian informasi. Mereka sebenarnya berniat memberi peringatan sejak awal. Peringatan tersebut direncanakan muncul di awal dan tengah deskripsi game. Tujuannya adalah menjelaskan perbedaan konten dengan platform lain. Namun, peringatan tersebut kemungkinan tidak terlihat oleh banyak pembeli. Akibatnya, gamer membeli Dispatch tanpa mengetahui adanya sensor. Menyadari hal ini, AdHoc segera mengambil langkah korektif. Mereka mengubah deskripsi Dispatch di Nintendo eShop. Deskripsi baru dibuat lebih jelas dan menonjol. Perubahan serupa juga tengah diproses di region lain. AdHoc secara terbuka menyampaikan penyesalan. Mereka meminta maaf kepada pemain yang telah membeli Dispatch sebelumnya. Developer mengakui keteledoran ini sebagai tanggung jawab mereka.
“Baca Juga: Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK di Jakarta Terungkap”
Rencana Update dan Kerja Sama dengan Nintendo
Selain klarifikasi, AdHoc Studio juga memaparkan rencana ke depan. Mereka menyatakan akan berusaha bekerja sama dengan Nintendo. Tujuannya adalah mencari solusi terbaik terkait Dispatch. Meski belum memberikan janji pasti, AdHoc berencana merilis pembaruan. Update tersebut diharapkan dapat menangani sebagian konten yang terkena sensor. Namun, detail teknis masih belum dijelaskan secara rinci. Belum diketahui apakah sensor akan dihapus sepenuhnya. Alternatif lain adalah perubahan penyajian konten tertentu. AdHoc menegaskan bahwa proses ini memerlukan persetujuan Nintendo. Mereka meminta waktu dan pengertian dari komunitas. Developer menekankan komitmen untuk mendukung Dispatch pascarilis. Langkah ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan pemain. Ke depan, transparansi konten akan menjadi perhatian utama AdHoc Studio.





Leave a Reply