mathaijoseph – Sejumlah karyawan dan mantan karyawan Gunzilla Games mengaku belum menerima gaji selama berbulan-bulan. Klaim ini memicu kekhawatiran serius terkait kondisi internal studio. Isu tersebut mencuat setelah beberapa individu menyampaikan pengalaman mereka di media profesional. Tuduhan ini menyebar cepat dan mendapat perhatian komunitas industri game. Situasi ini juga menimbulkan pertanyaan tentang stabilitas finansial perusahaan. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak manajemen. Kondisi tersebut memperburuk ketidakpastian di kalangan karyawan. Publik kini menunggu penjelasan lebih lanjut dari perusahaan.
“Baca Juga: Ubisoft Siap Umumkan Black Flag Resynced”
Dampak Kegagalan Game Off the Grid terhadap Studio
Masalah ini disebut berkaitan dengan performa game Off the Grid. Game tersebut merupakan salah satu proyek battle royale yang dirilis di tengah tren 2025. Pada periode tersebut, banyak developer berlomba merilis game serupa. Namun, tidak semua proyek berhasil bertahan di pasar. Off the Grid menjadi salah satu contoh yang mengalami kesulitan. Kegagalan tersebut diduga berdampak langsung pada kondisi finansial studio. Setelahnya, muncul laporan mengenai gelombang PHK massal. Karyawan yang tersisa kini disebut turut menanggung dampaknya. Kondisi ini mencerminkan risiko tinggi dalam industri game kompetitif.
Keluhan Karyawan Muncul di LinkedIn dan Media Sosial
Isu ini pertama kali mencuat melalui unggahan di platform LinkedIn. Seorang karyawan bernama Anna Savina menjadi salah satu yang angkat suara. Ia menyebut perusahaan memiliki utang gaji yang belum dibayarkan. Selain itu, ia menyoroti kurangnya transparansi dari manajemen. Tidak ada kepastian terkait jadwal pembayaran yang jelas. Ia juga menyinggung dugaan bahwa CEO mengabaikan komunikasi internal. Unggahan tersebut memicu respons dari karyawan lain. Beberapa di antaranya mengaku mengalami kondisi serupa.
Laporan Penundaan Gaji Hingga Lima Bulan
Sejumlah karyawan lain mengungkapkan pengalaman yang lebih mengkhawatirkan. Ada yang mengaku belum menerima gaji selama dua bulan berturut-turut. Bahkan, beberapa laporan menyebut keterlambatan hingga lima bulan. Seorang mantan Senior VFX Animator menyebut belum dibayar sejak Oktober 2025. Meski demikian, mereka tetap diminta melanjutkan pekerjaan. Beberapa karyawan juga melaporkan akses kerja mereka dicabut. Hal ini terjadi setelah mereka menanyakan kepastian pembayaran. Situasi tersebut menimbulkan tekanan tambahan bagi tenaga kerja. Kondisi ini memperkuat dugaan adanya masalah serius di internal perusahaan.
“Baca Juga: Penjualan Rendah, Dev The First Berserker Khazan Terancam”
Potensi Dampak Hukum dan Reputasi Perusahaan
Jika tuduhan ini terbukti benar, dampaknya bisa sangat besar. Reputasi Gunzilla Games berpotensi mengalami kerusakan signifikan. Selain itu, perusahaan dapat menghadapi tuntutan hukum terkait hak tenaga kerja. Regulasi ketenagakerjaan di berbagai negara mengatur kewajiban pembayaran gaji. Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat berujung sanksi serius. Industri game juga bisa terdampak dari sisi kepercayaan publik. Banyak pihak kini menunggu respons resmi dari perusahaan. Klarifikasi diperlukan untuk memberikan kepastian bagi semua pihak. Situasi ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dan tanggung jawab perusahaan.





Leave a Reply