mathaijoseph – Awal 2026 menjadi periode berat bagi Massive Entertainment dan penggemar game besutannya. Studio yang berada di bawah naungan Ubisoft tersebut kembali dilanda pemutusan hubungan kerja massal. Massive Entertainment dikenal sebagai pengembang seri The Division dan Star Wars Outlaw. Kabar PHK tersebut memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pengembangan proyek berjalan. Situasi ini belum mereda ketika muncul kabar lanjutan yang tak kalah mengejutkan. Salah satu figur kunci dalam pengembangan The Division dipastikan meninggalkan studio. Peristiwa ini memperkuat kesan bahwa Massive tengah berada dalam fase transisi besar.
“Baca Juga: ARC Raiders Siapkan Beberapa Map Baru di 2026″
Julian Gerighty Umumkan Mundur dari Massive Entertainment
Kabar kepergian pimpinan seri The Division disampaikan langsung oleh Julian Gerighty. Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, ia mengonfirmasi telah meninggalkan Massive Entertainment. Gerighty dikenal sebagai Executive Producer seri The Division. Ia juga menjadi sosok yang memimpin arah pengembangan sekuel ketiganya. Pengumuman tersebut datang tidak lama setelah kabar PHK massal mencuat. Hal ini memicu spekulasi tentang kondisi internal studio. Bagi komunitas pemain, kepergian Gerighty menjadi sinyal perubahan besar.
Posisi Baru di Battlefield Studios Milik EA dan DICE
Menurut pernyataan resmi dari Massive Entertainment, Julian Gerighty kini menempati posisi baru. Ia bergabung dengan Battlefield Studios yang berada di bawah naungan Electronic Arts dan DICE. Battlefield Studios sendiri merupakan unit yang menangani pengembangan seri Battlefield. Kepindahan ini menandai babak baru dalam karier Gerighty. Langkah tersebut dinilai strategis mengingat pengalaman panjangnya di genre shooter. EA belum merinci peran spesifik yang akan dijalankan Gerighty. Namun, kehadirannya diyakini akan berpengaruh besar.
Dikaitkan dengan Arah Baru Battlefield Pasca Kepergian Vince Zampella
Beberapa pihak mengaitkan kepindahan Gerighty dengan masa depan Battlefield. Spekulasi ini muncul setelah wafatnya Vince Zampella akibat kecelakaan mobil pada Desember 2025. Zampella sebelumnya berperan penting dalam mengarahkan franchise Battlefield. Kekosongan figur strategis tersebut memunculkan kebutuhan akan kepemimpinan baru. Pengalaman Gerighty di Massive dinilai relevan untuk mengisi peran tersebut. Meski belum ada pernyataan resmi dari EA, spekulasi ini terus berkembang. Komunitas industri melihat langkah ini sebagai upaya menstabilkan arah Battlefield.
“Baca Juga: CEO OnePlus Jadi Target Surat Penangkapan Taiwan”
Dampak Kepergian Setelah 27 Tahun Karier di Massive
Julian Gerighty tercatat telah mengabdi selama 27 tahun di Massive Entertainment. Sepanjang kariernya, ia terlibat dalam berbagai proyek penting studio tersebut. Kepergiannya tentu meninggalkan kekosongan signifikan di internal Massive. Bagi industri, langkah ini memunculkan pertanyaan baru tentang masa depan The Division. Terlebih, kondisi studio sedang terdampak restrukturisasi dan PHK. Fans kini menanti kejelasan kelanjutan proyek yang sedang berjalan. Di sisi lain, perhatian juga tertuju pada kontribusi Gerighty di tempat barunya. Perpindahan ini menandai pergeseran penting dalam lanskap pengembang shooter besar.





Leave a Reply